Cerita di balik lagu
—
—
Saya belajar gitar dengan chord A, D, dan E — bukan karena pilihan, tapi karena keterbatasan. Lagu pertama saya tentang bebek. Lagu berikutnya tentang perempuan perempuan yang tidak pernah tahu dia adalah inspirasi di lagu saya. 15 lagu itu terlupakan lebih dari satu dekade, sampai Ai membangkitkannya kembali.
Saya Rakhman Andi — musisi indie yang selama dua puluh tahun menulis lagu di kamar sendiri, bingung bagaimana caranya tumbuh tanpa label, tanpa manajer, tanpa modal besar. Dari kebingungan itu, saya bangun ini: sebuah ekosistem tempat musisi seperti kita bisa saling menemukan, berbagi alat, dan membuktikan bahwa kamar rekaman pun bisa melahirkan karir yang nyata.
Bergabung sekarang — gratis selamanyaSebuah gerakan, bukan sekadar aplikasi
Bukan soal kamu sudah terkenal atau belum. Budaya baru ini lahir dari siapa saja yang cinta musik. Bahkan dari kamarmu, hari ini. Tempat para musisi rumahan membangun interaksi, saling menginspirasi, dan mari tumbuh bersama.
Ayoo MasukFITUR APLIKASI LENGKAP
Tanpa diganggu iklan - Wajib kamu coba
Cukup login pakai Google — Gratis & Aman.
Apa pun latar musikmu, ada tempat di sini untuk berkembang :
💬 Komunitas Aktif
Apa yang sedang dibahas
Hallo... semuanya
Open mic di Malioboro bulan depan — siapa yang mau gabung? Lagi nyari sesama musisi untuk kolaborasi sesi pendek.
Lagi nyari bassist untuk band indie pop di Yogyakarta. Kalau ada yang minat atau kenal siapa, tag di sini ya!
Dari kamarmu ke panggung
Komunitas musisi yang sedang tumbuh
Masih tahap awal — jadilah salah satu musisi pertama. Buat profil portofolio (kartu + QR), lalu temukan personil & gig lewat matchmaking otomatis.
Sedang diputar
Mulai dari sini.
"Lagu ini lahir dari pertengkaran yang tidak pernah selesai dengan baik — antara dua orang yang sama-sama ingin dimengerti."
Cerita di balik lagu
Setiap lagu punya ceritanya sendiri.
Cerita di balik lagu
—